jurnal berita sttdiadkonos – 25 Mei 2026 | Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla tiba di RI setelah ditangkap Israel. Mereka menceritakan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi selama penahanan.
Latar Belakang
Global Sumud Flotilla merupakan sebuah misi kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu masyarakat Palestina yang terkena dampak konflik dengan Israel. Sembilan WNI relawan yang bergabung dalam misi ini telah ditangkap oleh pasukan Israel dan mengalami penyiksaan serta perlakuan tidak manusiawi selama penahanan.
Penyiksaan dan Perlakuan Tidak Manusiawi
Salah satu relawan, yang ingin tetap anonim, menceritakan pengalaman buruknya saat ditangkap oleh pasukan Israel. Ia mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekannya diinjak dan disetrum oleh penjaga penjara Israel. Mereka juga dipaksa untuk tidur di lantai yang dingin dan lembab tanpa selimut.
Relawan lainnya juga mengalami pengalaman serupa. Ia mengatakan bahwa ia dipukuli oleh penjaga penjara Israel hingga mengalami luka-luka. Ia juga dipaksa untuk menandatangani dokumen yang tidak ia pahami.
Reaksi Pemerintah Indonesia
Pemerintah Indonesia telah menanggapi kasus penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap WNI relawan Global Sumud Flotilla. Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, telah menyatakan bahwa pemerintah Indonesia akan melakukan upaya diplomatik untuk meminta penjelasan dari pemerintah Israel tentang kasus ini.
Pemerintah Indonesia juga telah meminta agar pemerintah Israel segera membebaskan WNI relawan yang masih ditahan. Pemerintah Indonesia berharap bahwa kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan adil.
Upaya Bantuan
Beberapa organisasi dan masyarakat sipil telah melakukan upaya bantuan untuk WNI relawan Global Sumud Flotilla. Mereka telah mengumpulkan dana dan barang-barang untuk membantu relawan yang telah kembali ke Indonesia.
Upaya bantuan ini juga telah dilakukan oleh beberapa negara lain, termasuk Turki dan Malaysia. Mereka telah mengirimkan tim medis dan bantuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina yang terkena dampak konflik.
Kasus penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap WNI relawan Global Sumud Flotilla telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak. Pemerintah Indonesia dan masyarakat sipil telah melakukan upaya untuk membantu relawan yang telah kembali ke Indonesia dan meminta agar pemerintah Israel segera membebaskan WNI relawan yang masih ditahan.
