jurnal berita sttdiadkonos – 04 Juli 2026 | Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso baru-baru ini menerima penghargaan sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Desa Mandiri dalam ajang detikBali-Nusra Awards 2026. Penghargaan ini diberikan atas upaya Mendag dalam mendorong desa-desa di Indonesia untuk menjadi motor penggerak ekspor nasional.
Latar Belakang Penghargaan
Penghargaan detikBali-Nusra Awards 2026 diberikan untuk mengapresiasi individu atau lembaga yang telah berkontribusi signifikan dalam pengembangan desa dan perekonomian lokal. Mendag Budi Santoso terpilih sebagai penerima penghargaan karena upayanya yang gigih dalam mendorong desa-desa di Indonesia untuk meningkatkan produksi dan ekspor produk lokal.
Visi Mendag untuk Desa
Mendag Budi Santoso memiliki visi untuk menjadikan desa-desa di Indonesia sebagai motor penggerak ekspor nasional. Ia percaya bahwa desa-desa memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk-produk berkualitas yang dapat bersaing di pasar internasional. Dengan demikian, Mendag berupaya untuk meningkatkan kemampuan produksi dan pemasaran di tingkat desa, sehingga produk-produk lokal dapat lebih mudah diakses oleh konsumen di dalam dan luar negeri.
| No | Produk Lokal | Volume Ekspor |
|---|---|---|
| 1 | Kopi | 10.000 ton |
| 2 | Tempe | 5.000 ton |
| 3 | Kerajinan Tangan | 2.000 unit |
Strategi Mendag untuk Meningkatkan Ekspor
Mendag Budi Santoso memiliki beberapa strategi untuk meningkatkan ekspor produk lokal, antara lain:
- Meningkatkan kemampuan produksi dan kualitas produk lokal
- Membangun infrastruktur pendukung ekspor, seperti pelabuhan dan bandara
- Mengembangkan sistem pemasaran yang efektif untuk meningkatkan akses produk lokal ke pasar internasional
Dengan demikian, Mendag berharap bahwa desa-desa di Indonesia dapat menjadi motor penggerak ekspor nasional yang kuat dan berkelanjutan. Penghargaan detikBali-Nusra Awards 2026 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Mendag dan pihak lainnya untuk terus berupaya meningkatkan kemampuan ekspor dan perekonomian desa.
