jurnal berita sttdiadkonos – 06 Mei 2026 | PT KAI telah mengambil langkah untuk meningkatkan keselamatan di sekitar perlintasan rel KA. Sebanyak 172 perlintasan sebidang akan ditutup, sementara 1.638 lainnya akan direvitalisasi. Langkah ini diambil setelah PT KAI mencatat 948 korban kecelakaan dalam periode 2023-2026.
Latar Belakang
Perlintasan sebidang adalah area di mana rel KA dan jalan raya bertemu. Ini merupakan salah satu area yang paling berisiko karena dapat menyebabkan kecelakaan jika tidak diawasi dengan baik. PT KAI telah melakukan analisis dan menemukan bahwa banyak perlintasan sebidang yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Langkah yang Diambil
PT KAI akan menutup 172 perlintasan sebidang yang tidak memenuhi standar keselamatan. Langkah ini diambil untuk menghindari kecelakaan yang dapat terjadi di area tersebut. Sementara itu, 1.638 perlintasan lainnya akan direvitalisasi untuk meningkatkan keselamatan. Revitalisasi ini akan meliputi peningkatan infrastruktur, penambahan sistem keamanan, dan pelatihan bagi petugas yang bertugas di perlintasan.
Manfaat
Langkah yang diambil oleh PT KAI ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan di sekitar perlintasan rel KA. Dengan menutup perlintasan yang tidak memenuhi standar keselamatan dan merevitalisasi perlintasan lainnya, PT KAI berharap dapat mengurangi jumlah kecelakaan yang terjadi. Ini juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keselamatan kereta api.
| No | Jumlah Perlintasan | Langkah yang Diambil |
|---|---|---|
| 1 | 172 | Ditutup |
| 2 | 1.638 | Revitalisasi |
PT KAI berharap langkah ini dapat membantu meningkatkan keselamatan dan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api. Dengan demikian, kereta api dapat menjadi moda transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
