jurnal berita sttdiadkonos – 09 Mei 2026 | Polri telah mengungkapkan pergeseran markas judi online dan scam dari Myanmar–Kamboja ke Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ilegal tersebut telah berpindah ke negara kita.
Latar Belakang
Markas judi online dan scam telah lama beroperasi di Kamboja dan Myanmar. Namun, karena tekanan dari pemerintah setempat dan internasional, mereka terpaksa berpindah ke tempat lain.
Indonesia, dengan populasi yang besar dan akses internet yang luas, telah menjadi target baru bagi markas judi online dan scam. Mereka menggunakan berbagai cara untuk mengelabui masyarakat dan mengumpulkan uang.
Pola Pergeseran
Polri telah mengidentifikasi pola pergeseran markas judi online dan scam dari Kamboja-Myanmar ke Indonesia. Mereka menggunakan jaringan yang luas dan kompleks untuk mengelabui masyarakat.
Berikut adalah beberapa pola pergeseran yang telah diidentifikasi:
- Menggunakan nama domain yang berbeda-beda untuk mengelabui masyarakat
- Menggunakan akun media sosial untuk mengumpulkan uang dan mengelabui masyarakat
- Menggunakan aplikasi perbankan online untuk mengumpulkan uang
Dampak
Pergeseran markas judi online dan scam ke Indonesia telah menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Banyak orang telah kehilangan uang dan mengalami kerugian lainnya.
Berikut adalah beberapa dampak yang telah terjadi:
| No | Dampak | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Kerugian uang | Rp 10 miliar |
| 2 | Kerugian lainnya | 1000 kasus |
Polri telah berjanji untuk meningkatkan upaya untuk mengatasi masalah ini dan melindungi masyarakat dari kerugian.
Masyarakat juga diharapkan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi kegiatan ilegal seperti judi online dan scam.
