jurnal berita sttdiadkonos – 03 Juli 2026 | Presiden Belarus, Lukashenko, menegaskan komitmen untuk memperluas kerja sama dengan Indonesia. Kerja sama di sektor pangan, industri, dan kesehatan.
Latar Belakang
Hubungan bilateral antara Indonesia dan Belarus telah terjalin sejak tahun 1993. Sejak itu, kedua negara terus memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Kerja Sama di Sektor Pangan
Salah satu fokus kerja sama antara Indonesia dan Belarus adalah di sektor pangan. Belarus menawarkan teknologi pertanian dan pengolahan hasil pertanian yang maju, sementara Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan potensi pasar yang besar.
| Produk | Volume Ekspor | Nilai Ekspor |
|---|---|---|
| Beras | 100.000 ton | Rp 1,5 triliun |
| Gula | 50.000 ton | Rp 750 miliar |
Kerja Sama di Sektor Industri
Kerja sama di sektor industri juga menjadi salah satu prioritas bagi kedua negara. Belarus memiliki kemampuan industri yang kuat, terutama di sektor manufaktur dan teknologi. Sementara itu, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan potensi pasar yang besar.
- Pembangunan pabrik
- Pengembangan teknologi
- Investasi di sektor industri
Kerja Sama di Sektor Kesehatan
Kerja sama di sektor kesehatan juga menjadi salah satu fokus bagi kedua negara. Belarus menawarkan teknologi kesehatan yang maju, sementara Indonesia memiliki kebutuhan yang besar akan layanan kesehatan yang berkualitas.
Dengan demikian, kerja sama antara Indonesia dan Belarus diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat kedua negara. Kerja sama di sektor pangan, industri, dan kesehatan dapat membantu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
