Pengenalan Batu Bacan Malut
jurnal berita sttdiadkonos – 11 Juli 2026 | Batu bacan adalah jenis batu yang berasal dari daerah Maluku Utara, Indonesia. Batu ini dikenal dengan keindahan dan keunikan warna serta pola yang dimilikinya. Selama ini, batu bacan lebih dikenal sebagai bahan untuk membuat cincin, namun kini Dewan Kerajinan Maluku Utara berencana untuk mengembangkan batu bacan menjadi aksesori modern lainnya seperti bros.
Pengembangan Batu Bacan sebagai Aksesori Modern
Untuk mengembangkan batu bacan menjadi aksesori modern, Dewan Kerajinan Maluku Utara akan memberikan pelatihan kepada para pengrajin. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengrajin dalam mengolah batu bacan menjadi berbagai jenis aksesori yang lebih modern dan menarik. Selain itu, kemitraan dengan Bank Indonesia (BI) juga akan dilakukan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kerajinan batu bacan.
| No | Jenis Aksesori | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Bros | Bros yang terbuat dari batu bacan dengan desain yang modern dan elegan |
| 2 | Cincin | Cincin yang terbuat dari batu bacan dengan variasi warna dan pola yang unik |
| 3 | Kalung | Kalung yang terbuat dari batu bacan dengan desain yang sederhana namun elegan |
Manfaat Pengembangan Batu Bacan sebagai Aksesori Modern
Pengembangan batu bacan sebagai aksesori modern diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergerak di bidang kerajinan batu bacan. Selain itu, pengembangan ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan kebudayaan dan kerajinan lokal. Dengan demikian, diharapkan batu bacan dapat menjadi salah satu ikon kebudayaan Maluku Utara yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah, pengrajin, dan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan promosi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keberadaan dan keunikan batu bacan sebagai aksesori modern. Dengan demikian, diharapkan batu bacan dapat menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang datang ke Maluku Utara dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
