jurnal berita sttdiadkonos – 22 Juni 2026 | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, melakukan kunjungan ke Gresik untuk memperkuat kolaborasi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian KLA (Keluarga Layak Anak) dan IPA (Indeks Pembangunan Anak) di daerah tersebut.
Latar Belakang
Upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, industri, dan masyarakat sipil, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan perempuan serta anak.
Capaian KLA dan IPA
KLA dan IPA merupakan indikator penting dalam mengukur kemajuan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di suatu daerah. Dengan meningkatnya capaian KLA dan IPA, menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Gresik telah menunjukkan hasil yang positif.
| Indikator | Capaian |
|---|---|
| KLA | 75% |
| IPA | 80% |
Peran Industri
Industri memainkan peran penting dalam mendukung upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Melalui program corporate social responsibility (CSR), industri dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak di sekitarnya. Dalam konteks Gresik, industri telah berpartisipasi aktif dalam mendukung program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
- Pelatihan keterampilan bagi perempuan
- Pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan
- Pemberian bantuan kepada anak-anak yang membutuhkan
Dengan demikian, sinergi antara pemerintah daerah, industri, dan masyarakat sipil di Gresik telah menunjukkan hasil yang positif dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi berharap bahwa capaian ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak.
