jurnal berita sttdiadkonos – 12 Mei 2026 | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) siap untuk mengawal percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di daerah. Program ini menyasar 25 lokasi di 62 kabupaten/kota untuk atasi masalah sampah.
Latar Belakang
Masalah sampah menjadi salah satu isu lingkungan yang sangat penting di Indonesia. Banyak daerah yang masih kesulitan untuk mengelola sampah dengan baik, sehingga menyebabkan berbagai masalah lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah telah meluncurkan program PSEL untuk mengatasi masalah sampah dan menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan.
Program PSEL
Program PSEL adalah sebuah program yang bertujuan untuk mengubah sampah menjadi energi listrik. Program ini menggunakan teknologi yang canggih untuk mengolah sampah menjadi energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan. Dengan program ini, diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan menghasilkan energi listrik yang dapat digunakan oleh masyarakat.
| No | Lokasi | Kapasitas |
|---|---|---|
| 1 | Jakarta | 100 ton/hari |
| 2 | Bandung | 50 ton/hari |
| 3 | Surabaya | 200 ton/hari |
Manfaat Program PSEL
Program PSEL memiliki beberapa manfaat yang sangat penting, antara lain:
- Mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir
- Menghasilkan energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan
- Mengurangi emisi gas rumah kaca
- Meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat
Dengan demikian, program PSEL merupakan salah satu solusi yang efektif untuk mengatasi masalah sampah dan menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, Kemendagri siap untuk mengawal percepatan pembangunan fasilitas PSEL di daerah.
