jurnal berita sttdiadkonos – 01 Mei 2026 | May Day atau Hari Buruh Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Mei. Pada tahun ini, sebanyak 28.494 buruh dari Bogor berangkat ke Monas untuk merayakan hari besar tersebut.
Latar Belakang May Day
May Day memiliki sejarah panjang dan kompleks. Awalnya, hari ini diperingati sebagai hari kebahagiaan dan kesuburan di Eropa. Namun, pada abad ke-19, May Day mulai diidentikkan dengan perjuangan buruh dan pekerja.
Pada tahun 1886, terjadi demonstrasi besar-besaran di Chicago, Amerika Serikat, yang menuntut delapan jam kerja sehari. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Haymarket Affair dan menjadi titik balik dalam sejarah perjuangan buruh.
Keberangkatan Buruh ke Monas
Keberangkatan 28.494 buruh dari Bogor ke Monas untuk merayakan May Day tahun ini diatur dengan pengawalan ketat untuk kelancaran lalu lintas. Mereka berangkat dengan menggunakan sejumlah besar bus dan kendaraan lainnya.
Tujuan Peringatan May Day
Peringatan May Day bertujuan untuk memperingati perjuangan buruh dan pekerja dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Pada hari ini, buruh dan pekerja dari seluruh dunia berkumpul untuk menyatakan solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi mereka.
Peringatan May Day juga menjadi kesempatan bagi buruh dan pekerja untuk menuntut perbaikan kondisi kerja, upah yang adil, dan perlindungan hak-hak mereka. Mereka juga menuntut pemerintah dan pengusaha untuk memperhatikan kebutuhan dan aspirasi mereka.
Peringatan May Day di Indonesia sendiri telah menjadi tradisi tahunan. Banyak buruh dan pekerja yang berkumpul di Monas dan tempat-tempat lainnya untuk menyatakan solidaritas dan memperjuangkan hak-hak mereka.
