jurnal berita sttdiadkonos – 23 Juli 2026 | Sudaryono resmi dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam pidatonya, Sudaryono menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memperbaiki tata kelola BGN untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi lembaga.
Perbaikan Tata Kelola
Salah satu prioritas Sudaryono adalah memperkuat kapasitas kelembagaan BGN, termasuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan mengembangkan sistem manajemen yang efektif. Ia juga berencana untuk memperbarui kebijakan dan prosedur BGN untuk memastikan bahwa lembaga tersebut dapat beroperasi dengan efektif dan efisien.
Peningkatan Kinerja
Sudaryono juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja BGN untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan sumber daya. Ia berjanji untuk memantau kinerja BGN secara teratur dan melakukan evaluasi untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
Ia juga berencana untuk mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi yang efektif untuk memantau kinerja BGN dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, BGN dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan sumber daya.
Kolaborasi dengan Stakeholder
Sudaryono juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan stakeholder untuk meningkatkan kinerja BGN. Ia berjanji untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan sumber daya.
Ia juga berencana untuk mengembangkan forum diskusi dan komunikasi yang efektif dengan stakeholder untuk memastikan bahwa BGN dapat beroperasi dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, BGN dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan sumber daya.
Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi lembaga tersebut. Dengan fokus pada perbaikan tata kelola, peningkatan kinerja, dan kolaborasi dengan stakeholder, BGN diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan sumber daya.
