jurnal berita sttdiadkonos – 18 Juli 2026 | Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengajak pemangku kepentingan untuk memperkuat ekonomi daerah Bandar Lampung melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka HUT ke-344 kota tersebut.
Latar Belakang
Bandar Lampung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan jumlah penduduk yang cukup besar dan letak geografis yang strategis, kota ini memiliki peluang untuk menjadi salah satu pusat ekonomi di Indonesia.
Namun, seperti kota-kota lain di Indonesia, Bandar Lampung juga menghadapi beberapa tantangan dalam mengembangkan ekonomi daerah. Salah satu tantangan tersebut adalah bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Peran UMKM dalam Perekonomian
UMKM merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. UMKM tidak hanya berperan sebagai penyedia lapangan kerja, tetapi juga sebagai penghasil produk dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Dalam konteks Bandar Lampung, UMKM dapat berperan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah. Dengan mengembangkan UMKM, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Expo 2026 sebagai Momentum
Expo 2026 yang akan diselenggarakan di Bandar Lampung dapat menjadi momentum penting untuk mengembangkan ekonomi daerah. Dengan menghadirkan produk dan jasa UMKM, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya UMKM dalam perekonomian.
Expo 2026 juga dapat menjadi ajang promosi produk dan jasa UMKM, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan UMKM. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Untuk itu, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengajak semua pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan UMKM di Bandar Lampung. Dengan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan ekonomi daerah.
