jurnal berita sttdiadkonos – 15 Juli 2026 | Komisi VI DPR baru-baru ini mengadakan rapat kerja dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Ferry Juliantono. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan sejumlah capaian kementeriannya di tahun 2025.
Latar Belakang
Sebagai salah satu lembaga pemerintah yang fokus pada pengembangan koperasi dan usaha kecil serta menengah, Kementerian Koperasi dan UKM memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, kementerian ini telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing koperasi serta UKM di Indonesia.
Capaian Kementerian Koperasi dan UKM di 2025
Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Menteri Ferry Juliantono memaparkan beberapa capaian yang telah diraih oleh kementeriannya di tahun 2025. Beberapa capaian tersebut antara lain:
- Peningkatan jumlah koperasi yang terdaftar dan beroperasi di Indonesia.
- Pertumbuhan omzet koperasi yang signifikan.
- Peningkatan kualitas layanan koperasi kepada masyarakat.
- Pengembangan program-program untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UKM.
Program-Program Strategis
Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM telah mengembangkan beberapa program strategis. Program-program tersebut antara lain:
| No. | Program | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1. | Program Peningkatan Kapasitas Koperasi | Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas koperasi dalam hal manajemen, keuangan, dan pemasaran. |
| 2. | Program Pengembangan UKM | Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UKM melalui pengembangan kemampuan manajemen, teknologi, dan pemasaran. |
| 3. | Program Pelayanan Koperasi | Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan koperasi kepada masyarakat. |
Dengan demikian, diharapkan koperasi dan UKM di Indonesia dapat meningkatkan kemampuan dan daya saingnya, sehingga dapat berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.
