jurnal berita sttdiadkonos – 20 Juni 2026 | Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, baru-baru ini mempromosikan produk konveksi yang dibuat oleh narapidana (napi) di Nusakambangan. Dalam kesempatan tersebut, Titiek Soeharto menekankan pentingnya meningkatkan kualitas jahitan dan mengembangkan keterampilan para napi.
Latar Belakang
Produk konveksi yang dibuat oleh napi di Nusakambangan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk memiliki pekerjaan yang layak setelah bebas. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat menjadi warga masyarakat yang produktif dan tidak kembali melakukan tindakan kriminal.
Manfaat Produk Konveksi
Produk konveksi yang dibuat oleh napi di Nusakambangan memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Meningkatkan keterampilan para napi dalam bidang jahit-menjahit
- Memberikan kesempatan bagi mereka untuk memiliki pekerjaan yang layak setelah bebas
- Membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para napi dan keluarganya
Dukungan dari Titiek Soeharto
Titiek Soeharto menekankan bahwa dukungan dari masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan kualitas produk konveksi yang dibuat oleh napi di Nusakambangan. Ia juga menyarankan agar pemerintah memberikan pelatihan dan bimbingan yang lebih intensif kepada para napi untuk meningkatkan keterampilan mereka.
Titiek Soeharto juga berharap bahwa produk konveksi yang dibuat oleh napi di Nusakambangan dapat dipasarkan secara luas dan menjadi salah satu contoh sukses dari program pembinaan narapidana. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memberikan kesempatan kedua bagi para napi untuk menjadi warga masyarakat yang produktif.
| No | Produk Konveksi | Harga |
|---|---|---|
| 1 | Kaos | Rp 50.000 |
| 2 | Jas | Rp 200.000 |
| 3 | Celana | Rp 100.000 |
Dengan demikian, produk konveksi yang dibuat oleh napi di Nusakambangan dapat menjadi salah satu contoh sukses dari program pembinaan narapidana dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjadi warga masyarakat yang produktif.
